Saat ini kita sudah memasuki bulan rajab. Ada baiknya kita mengisi bulan ini dengan memperbanyak ibadah. Meskipun saat ini banyak orang mengatakan amalan-amalan ini bid’ah, yang ini ga ada… yang itu salah…entah apalagi yang mereka katakan dengan mencoba menggunting dalil sana sini dan menganalisa sendiri semaunya.., yang jelas mudah-mudahan kita tidak terjebak pengaruh mereka, Amin..
Amalan di bulan Rajab
Oleh : Ustadz Jindan bin Novel Bin Jindan
Rajab adalah bulannya Allah Ta’ala. Rajab juga merupakan bulan untuk memperbanyak istighfar. Diriwayatkan oleh Ibnu Hajar dengan sanadnya bahwa Rasulullah bersabda,
“Barangsiapa membaca pada pagi hari dan sore hari selama bulan Rajab kalimat
ربي اغفر لي وارحمني وتب علي
“Rabbighfirly Warhamnii Watub ‘Alayya”
(Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku dan berikan tobatmu kepadaku)
sebanyak tujuh puluh kali maka kulitnya tidak akan tersentuh api neraka.”
Malam 1 Rajab termasuk malam yang paling mulia, maka disunnahkan untuk menghidupkan malam 1 Rajab dengan berbagai ibadah, seperti shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, istighfar dan lain-lain. Diriwayatkan bahwasanya Imam Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah mengkhususkan malam 1 Rajab untuk beribadah.
Rajab termasuk Asyhurul hurum, atau bulan yang dihormati Allah Ta’ala.
Asyhurul Hurum (bulan bulan yang dihormati Allah Ta’ala) adalah Muharram, Rajab, Dzulqa’idah dan Dzulhijjah. Disunnahkan untuk banyak berpuasa di asyhurul hurum. Dalam hadist disebutkan bahwa puasa pada hari Kamis, Jum’at dan Sabtu pada asyhurul hurum seperti beribadah kepada Allah Ta’ala selama 700 tahun.
Dalam riwayat Imam Suyuthi, Rasulullah bersabda,
“Ada lima malam yang mana Allah Ta’ala tidak akan menolak doa yang dipanjatkan kepadanya di malam-malam tersebut, yaitu malam pertama di bulan Rajab, malam nisfu Sya’ban, malam Jum’at, malam ’Ied Al-Fitri dan ‘Ied Al-Adha.”
Rasulullah bersabda,
“Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan ummatku”.
Diriwayatkan bahwa Imam Ali karramallahu wajhah mengkhususkan empat malam untuk beribadah, yaitu malam satu Rajab, Nisfu Sya’ban dan kedua malam lebaran.
Sumber : www.almuhajir.net
