إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

Telah Meninggal Dunia Al Ustadz. KH. Muhammad Ahyad Nur bin KH. Muhammad Nur
Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’un telah meninggal dunia guru besar kami Al Ustadz KH. Muhammad Ahyad Nur bin KH. Muhammad Nur. Beliau meninggal pada hari Rabu 1 Agustus 2007 (18 Rajab 1428 H) Pukul 09.30 WIB di RS. Husada dan dimakamkan disamping makam ayahandanya (alm.) KH. Muhammad Nur di lingkungan ma’had Sullamul Istiqomah Bekasi.
Beliau adalah pimpinan ponpes Sullamul Istiqomah dimana kami pernah belajar di ma’had tersebut. Beliau termasuk salah seorang ulama besar di Bekasi, sosoknya sangat dicintai dan dihormati oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Semasa hidupnya selain mengajar di ponpes Sullamul Istiqomah, beliau juga aktif berdakwah di masyarakat mulai dari memimpin majlis ta’lim (majlis ta’lim An nur) hingga ceramah di berbagai acara seperti maulid, khutbah jum’at dll.
Beliau adalah alumni dari pesantren Darul Hadits Al Faqihiyyah Malang yakni sebuah pesantren yang didirikan oleh Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bil Faqih Al Alawi. Oleh karena itu Habib Abdullah bin Abdul Qadir bil Faqih semasa hidupnya pernah bersilaturrahim ke madrasah Sullamul Istiqomah.

Silaturahim para alumni pada Idul Fitri tahun 2005 di kediaman Beliau

Silaturahim para alumni (nisa) pada Idul Fitri tahun 2005 di kediaman Beliau
Beliau sangat mencintai murid-muridnya, beliau selalu setia mendengarkan keluhan dari para muridnya. Masing-masing muridnya memiliki kesan tersendiri kepada beliau. Kesan saya yang pernah belajar dengan beliau diantaranya beliau selalu menganjurkan untuk kami agar sering membaca shalawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW, berakhlak mulia, serta mencintai orang-orang shaleh.
kata-kata beliau yang paling saya ingat diantaranya yaitu:
“Ilmu akan bermanfaat jika kamu mencintai ilmu (menyukai pelajaran) dan mencintai (menghormati) guru yang mengajarkan ilmu tersebut “
“Setiap malam saya selalu mendoakan para murid baik yang masih belajar di sini maupun yang sudah alumni, baik bagi mereka yang masih hidup maupun yang sudah meninggal“

Suasana Silaturrahim Idul Fitri Tahun 2006 (Alumni nisa) di kediaman Beliau
Salah satu pesan dari beliau ketika saya dan teman-teman alumni bersilaturahim ke kediamannya waktu hari raya Idul Fitri tahun kemarin 2006 (1427 H) adalah beliau berpesan agar kita sering-sering memperbanyak sholat-sholat sunnah.

Madrasah Sullamul Istiqomah telah menjadi simbol persatuan dan kekuatan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di Tempat Kami
Madrasah pimpinan beliau (Sullamul Istiqomah) memang sebuah madrasah yang berbeda dari sekolah-sekolah lain karena madrasah tersebut selain telah mencetak banyak ulama juga telah menjadi simbol persatuan dan kekuatan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah di tempat kami.
Kami semua berharap agar para murid dan alumni khususnya dimanapun Anda berada agar kita selalu mendoakan beliau. Agar amal ibadahnya di terima di sisi Allah SWT dan dijadikan kuburnya raudhoh min riyadil jannah. Amin…

